Menjadi
bintang dalam sebuah pertunjukan adalah sesuatu yang menakjubkan
bagiku. Terutama bila pertunjukan itu merupakan pentas seni. Karena aku
tak berkaki dan tak bertangan, hingga tubuhku menjadi kaku saat berada
di pentas. Aku tetap saja mematung kala mata satu gedung pertunjukkan
mengarah kepadaku.Memalukan!
Aku juga tak bermata, namun
aku dapat merasakan mimik mereka yang begitu merendahkan diriku. Aku
benci penghinaan. Terutama bila aku menghina aku. Membungkam seluruh
kata yang siap meluncur dari mulutku. Kepercayaan diriku luluh lantak.
Tak ada yang tersemat di dadaku, hanya terdapat sebuah nama.
Ya....Timur! Tempat dimana seluruh dunia berpaling kala Matahari
terbit. Itu yang kuinginkan. Sanggupkah aku menjadi bintang bagi diriku
sendiri?
Ironi dan menyedihkan. Penuh dengan keputusasaan!
Posted at 05:48 pm by timur