Mataku
terbelalak membaca subject email yang baru saja masuk di inbox. Walau
sering aku mendapat email resign tapi tetap saja sedih rasanya menerima
email-email pengunduran diri dari teman-teman kantor selama 3 tahun aku
bekerja di perusahaan ini. Tapi yang membuatku lebih shock adalah email
kali ini berasal dari seseorang yang sangat kuhormati. Beliau adalah
sesepuh di perusahaan tempatku sekarang bekerja. Banyak sudah
customer-customer yang dijaringnya. Dari dia pula aku belajar banyak
hal, mulai dari ilmu exim hingga attitude bekerja di sebuah perusahaan
dengan kadar tekanan yang tinggi dan membutuhkan konsentrasi penuh.
Pak "B" yang lusa akan kembali memasuki "rimba" Jakarta tercengang
mendapatkan email itu. Kami terdiam sesaat sambil berharap ini adalah
sebuah mimpi. Hingga akhirnya kami tertawa kecut mendapatkan bahwa ini
adalah kenyataan. Sebuah keputusan yang sedikit banyak akan merubah
gaya perusahaan saat memperluas jaringan.
Tak banyak yang
kuketahui tentang beliau secara personal. Dia memiliki pribadi yang
tenang walau teman-teman yang lain sudah kebakaran jenggot. Perawakan
tubuhnya sedang, tidak terlalu pendek...heheheh. Semoga dia mendapatkan
yang jauh lebih baik dari yang pernah didapatkan di perusahaan ini.
Bagi kami yang ditinggalkan, ini adalah kabar yang sangat-sangat
mengejutkan. Hingga masing-masing kami saling berkata "InsyaAllah semua
akan baik-baik saja". Ya...perubahan akan terjadi, disukai atau tidak.
Tinggal bagaimana kita menghadapinya.