|
Aku juga tak bermata, namun aku dapat merasakan mimik mereka yang begitu merendahkan diriku. Aku benci penghinaan. Terutama bila aku menghina aku. Membungkam seluruh kata yang siap meluncur dari mulutku. Kepercayaan diriku luluh lantak. Tak ada yang tersemat di dadaku, hanya terdapat sebuah nama. Ya....Timur! Tempat dimana seluruh dunia berpaling kala Matahari terbit. Itu yang kuinginkan. Sanggupkah aku menjadi bintang bagi diriku sendiri? Ironi dan menyedihkan. Penuh dengan keputusasaan! |
| Leave a Comment: |