<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>My Fingers</title>
    <link>http://timur.blogdrive.com/</link>
    <description>My Fingers</description>
    <lastBuildDate>Wed, 10 May 2006 14:10:07 PDT</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2006.</copyright>
    <item>
      <title>Email Mengejutkan</title>
      <link>http://timur.blogdrive.com/archive/5.html</link>
      <pubDate>Wed, 10 May 2006 05:40:57 GMT</pubDate>
      <description>
       &quot;Pengunduran Diri dan Mohon Pamit&quot;
      Mataku
terbelalak membaca subject email yang baru saja masuk di inbox. Walau
sering aku mendapat email resign tapi tetap saja sedih rasanya menerima
email-email pengunduran diri dari teman-teman kantor selama 3 tahun aku
bekerja di perusahaan ini. Tapi yang membuatku lebih shock adalah email
kali ini berasal dari seseorang yang sangat kuhormati. Beliau adalah
sesepuh di perusahaan tempatku sekarang bekerja. Banyak sudah
customer-customer yang dijaringnya. Dari dia pula aku belajar banyak
hal, mulai dari ilmu exim hingga attitude... (more)</description>
      <comments>http://timur.blogdrive.com/comments?id=5</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Ter&quot;bodoh&quot;i Waktu</title>
      <link>http://timur.blogdrive.com/archive/3.html</link>
      <pubDate>Mon, 08 May 2006 11:25:00 GMT</pubDate>
      <description>Kau ingat siapa
itu plagiat? Well...intinya plagiat itu tukang contek. Dia itu bukan
pembohong dan juga bukan pencuri. Dia hanya seorang tukang contek. Apa
enaknya menjadi tukang contek? Tak ada yang dibanggakan dari dirinya.
Hanya sebuah luapan dari keserakahan diri yang dia turuti. Selain itu
apa? Tak ada!



Katakan padaku orang mana yang puas menjadi plagiat? Dia itu hanya
membohongi dirinya sendiri dan waktu. Tanpa sadar dia yang malah
terbodohi oleh waktu. Saat ini dia dengan caranya yang tentu
tersembunyi telah melakukan sebuah &quot;contekan&quot;, dengan keyakinan dalam
hati bahwa... (more)</description>
      <comments>http://timur.blogdrive.com/comments?id=3</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Melupakan ke&quot;aku&quot;anku</title>
      <link>http://timur.blogdrive.com/archive/2.html</link>
      <pubDate>Mon, 08 May 2006 11:14:51 GMT</pubDate>
      <description>Bagaimana jika dan
hanya jika ini terjadi padaku? Sebuah momen di kala aku melupakan
ke&quot;aku&quot;anku. Menjadikan aku sebagai orang lain. Kuubah topeng diwajahku
ini menjadi yang kau inginkan karena aku tak tahu apa yang kuinginkan.
Bahkan aku tak tahu warna apa yang tengah kugoreskan dalam buku mayaku.




Bagaimana? Setujukah kamu bila kuajak bermain topeng. Hah...bahkan saat
ini pun kita tengah mengenakan topeng beribu rupa. Siapa sangka bila
topeng yang tampak di permukaan adalah bukan diri kita? melainkan
perwujudan dari apa yang orang lain inginkan terhadap kita. Apa?! kamu
telah... (more)</description>
      <comments>http://timur.blogdrive.com/comments?id=2</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Awal Pertunjukan</title>
      <link>http://timur.blogdrive.com/archive/1.html</link>
      <pubDate>Mon, 08 May 2006 10:48:28 GMT</pubDate>
      <description>
    Menjadi
bintang dalam sebuah pertunjukan adalah sesuatu yang menakjubkan
bagiku. Terutama bila pertunjukan itu merupakan pentas seni. Karena aku
tak berkaki dan tak bertangan, hingga tubuhku menjadi kaku saat berada
di pentas. Aku tetap saja mematung kala mata satu gedung pertunjukkan
mengarah kepadaku.Memalukan! 
  
 Aku juga tak bermata, namun
aku dapat merasakan mimik mereka yang begitu merendahkan diriku. Aku
benci penghinaan. Terutama bila aku menghina aku. Membungkam seluruh
kata yang siap meluncur dari mulutku. Kepercayaan diriku luluh lantak.
Tak ada yang tersemat di... (more)</description>
      <comments>http://timur.blogdrive.com/comments?id=1</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
